Rabu (5/9) Nanotech group mengadakan Rapat koordinasi yang bertempat di ruang meeting gedung Indonesia Life Science Center (ILSC) Gunung Sindur, Bogor. Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh seluruh direksi yang tergabung dalam Nanotech Grup, serta para komisaris dan dewan pembina.

Masing-masing direksi berkesempatan untuk memaparkan progres perkembangan perusahaan mulai dari sisi manajemen, posisi finansial, project yang sedang berlangsung, follow up kerjasama, hingga peluang yang akan digarap kedepannya.

Selama sekian tahun terakhir, Nanotech group terus mengalami transformasi dan perkembangan yang signifikan. Hingga saat ini Nanotech Grup telah memiliki 4 start up yang akan terus berkembang.

Adapun start up yang dimiliki antara lain PT Sinergi Nanotech Indonesia yang bergerak melalui jasa pengujian, inspeksi, asesmen, dan konsultasi material logam dan non logam. Selain itu juga PT Nanotech Herbal Indonesia yang melayani jasa proses nanopartikel, jasa karakterisasi/analisa, serta manufaktur mesin proses nanopartikel, PT Smartek Sinergi Indonesia berfokus pada green energy, renewable energy, robotika dan perangkat cerdas, serta PT Nanotech Natura Indonesia yang bergerak dalam bidang “nano health and beauty”.

Di akhir rapat, mewakili dewan pembina, Prof. Dr. Nurul Taufqu Rochman, M.Eng menekankan perlunya strategi implementasi ke industri dari tiap-tiap start up, rencana pengembangan produk dan proses untuk mengedukasi pasar akan pentingnya nanoteknologi sehingga produk yang dihasilkan bisa diterima masyarakat luas.