Tim ahli PT Sinergi Nanotech Indonesia (SNI) melakukan kegiatan inspeksi lapangan di kawasan PT Freeport Indonesia pada tanggal 15-17 Maret 2019. Kegiatan ini berupa pemeriksaan objek berupa pipa penyalur bahan bakar minyak (BBM). Hal tersebut dilakukan untuk memastikan apakah jalur yang ada termasuk dalam kategori masih layak pakai atau tidak.

Sulthoni Akbar selaku CEO PT SNI menyampaikan bahwa menurut data yang ada bahwa jalur pipa terpasang sejak tahun 1991, hal ini menandakan bahwa dari tahap desainer, kontraktor, hingga pe-maintenance sangat baik dan terawat hingga betahan sampai sekarang.

Umumnya bila umur pakai lama, maka sangat rekomendasikan untuk diperiksa kondisi aktualnya. Adapun data-data yang dibutuhkan berupa struktur mikro, jenis material, ketebalan aktual, lanjutnya.

Bila kondisi aktual masih masuk dalam standar yang ada baik itu berupa material dan operasi, maka pipa tersebut masih bisa digunakan hingga jangka waktu tertentu. Sehingga perusahan tidak perlu melakukan pergantian. 

Dengan adanya kegiatan inspeksi ini diharapkan bisa menjadi masukan bagi perusahaan dalam merencanakan dan mengatur investasi dalam pengadaan material pengganti serta mengantisipasi jika terjadi resiko kegagalan (failed) dari material yang bisa menyebabkan effect yang lebih besar seperti accident.