Setelah dilakukan peletakan batu pertama pada awal bulan mei 2018, pembangunan gedung Nano Center saat ini memasuki tahap pengerjaan pondasi. Selama bulan mei dilakukan pengerjaan berfokus pada pemadatan dan penstabilan kondisi tanah. Di awal bulan juni pengerjaan dilanjutkan pengecoran awal. Hal ini disampaikan oleh pimpinan proyek, Umar Alfaruqi pada acara buka puasa bersama direksi dan staff Nano Center Indonesia pada tanggal 5 Juni 2018 di gedung TBIC, Serpong.

Proses pembangunan akan dilanjutkan setelah idul fitri dengan pengerjaan pemasangan pasak bumi dan pengerukan ponda besi.

Bangunan yang akan berdiri di tanah seluas 800 m2 ini diproyeksikan menelan biaya sekitar 15 milyar rupiah.

Pada acara tersebut juga arsitek gedung sekaligus dewan pembina Nano Center Indonesia, Bapak Masyuri Kurniawan juga mempresentasikan konsep dan arsitektur final dari Gedung Nano Center. Gedung ini akan menampilkan sisi modern dipadukan dengan teknologi canggih memanfaatkan beberapa nanoteknologi terapan yang telah dikembangkan di internal perusahaan.