Foto : @christmessakh – Net TV

Nanobubble.id salah satu startup binaan Nano Center Indonesia yang bergerak dalam bidang fisheries dan aquaculture menjadi juara dalam ajang Wirausaha Muda Mandiri (WMM) 2019 untuk kategori teknologi dan terpilih menjadi “Best of The Best” WMM dengan menyisihkan juara WMM dari empat kategori lainnya. Pada ajang tersebut, Nanobubble.id berkompetisi dengan 3.075 pelaku usaha yang mendaftar.

Adapun juara lainnya yaitu Kris Samuel (Uttara) kategori industri perdagangan dan jasa, Muhammad Yamin Rachman (Sambal Baba) kategori industri boga, Brian Karno Jan (Mendekor) kategori industri kreatif, dan Nofi Bayu Darmawan (Kampung Marketer) kategori sosial.

WMM merupakan ajang kompetisi dan pengembangan komunitas pelaku usaha berusia muda yang diselenggarakan oleh Bank Mandiri. Melalui ajang ini setiap pelaku usaha berkesempatan mendapatkan pendampingan dan pengembangan, pelatihan dari lembaga professional serta mengikuti event-event promosi lokal dan nasional yang didukung oleh Bank Mandiri.

Presentasi di hadapan juri (Foto :@christmessakh Net TV)

Dalam sesi  presentasi akhir pada Jumat, 11 Oktober 2019 Nanobubble.id yang diwakili oleh Dedi Cahyadi selaku CEO melakukan presentasi di hadapan juri yang kompeten dibidangnya  seperti Sutradara Dimas Djajadiningrat, Chef Renata Moeloek, Aktor dan pemerhati sosial Nicholas Saputra serta Founder Bubu.com Shinta Dhanuwardoyo.

Dedi Cahyadi memaparkan bahwa pengggunaan nanobubble bertujuan untuk meningkatkan produktivitas budidaya tambak udang dengan menghasilkan gelembung oksigen berukuran nano. Dengan ukuran oksigen tersebut tingkat kelulushidupan udang meningkat serta mencegah virus dan penyakit yang selama ini menjadi momok bagi para petambak udang.

Inspirasi dalam pengembangan produk ini yakni soal tingginya tingkat kemiskinan para petani tambak. Dengan penggunaan nanobubble diharapkan setidaknya mampu mendongkrak kesejahteraan petambak dan pembudidaya ikan, lanjutnya.

Untuk saat ini teknologi nanobubble sudah mendapatkan paten, kita akan terus berinovasi dalam pengembangan produk serta berkolaborasi dengan berbagai pihak baik itu petani tambak, pembudidaya ikan dan startup bidang fisheries sehingga tidak hanya udang saja yang bahagia, namun semua pihak yang berkolaborasi pun ikut bahagia, tutupnya.