Nanobubble.id – diwakili oleh CEO Dedi Cahyadi – telah mengikuti Arhipelagic & Island States (AIS) Forum pada 30 Oktober-1 November 2019 di Megamas Manado, Sulawesi Utara. Dalam forum internasional bertajuk blue economy tersebut, CEO Dedi Cahyadi menyampaikan bahwa Nanobubble.id berupaya meningkatkan produktivitas budidaya tambak udang menggunakan teknologi nanobubble untuk menghasilkan gelembung oksigen berukuran nano.

Ukuran oksigen tersebut mampu meningkatkan kelulushidupan udang serta mencegah virus dan penyakit yang selama ini menjadi momok bagi petambak udang. Penggunaan nanobubble diharapkan mampu mendongkrak tingkat kesejahteraan petambak dan pembudidaya ikan, lanjutnya.

AIS sendiri merupakan wadah dan sarana pembangunan kerjasama bagi 41 negara pulau dan enam negara kepulauan dari kawasan Pasifik Selatan, Karibia, Asia, Afrika, dan Eropa. Masalah utama yang dibahas dalam forum ini adalah terkait sektor perikanan, mitigasi perubahan iklim dan bencana, polusi laut akibat sampah plastik, serta good ocean and maritime governance. AIS Forum ini turut dihadiri oleh pelaku usaha bidang ekowisata, termasuk startup, investor, dan pemerintah.

Nanobubble.id Berpartisipasi dalam Archipelagic & Island Forum 2019

Pemaparan potensi nanobubble di hadapan peserta forum

Kedepan, Nanobubble.id berkomitmen untuk terus berinovasi dalam pengembangan produk serta berkolaborasi dengan berbagai pihak – mulai dari petani tambak, pembudidaya ikan, pemerintah, dan startup bidang perikanan lainnya.“Tidak hanya udang saja yang bahagia, namun juga semua pihak yang berkolaborasi pun ikut bahagia”,tutupnya.