Senin (8/10) Nano Center Indonesia yang diwakili oleh Karunia Mita Sekar Cahyani dan Yunita bersama Kepala Seksi Peserta Didik Direktorat PSMA Kemendikbud, Asep Sukmayadi melakukan seremonial pelepasan salah satu siswa SMA binaan riset Nano Center melalui program High School Research Camp (HSRC) asal Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Malang, Rizka Fajriana.

Program HRSC merupakan inisasi dari komunitas Kemaren Sore, Nano Center Indonesia dan Direktorat Pembinaan SMA (PSMA) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang telah diadakan pada tanggal 25-28 Agustus 2018 lalu dan diikuti oleh 8 siswa SMA terpilih dari berbagai wilayah di Indonesia.

Sebagai salah satu output dari program HSRC, Rizka akan mempresentasikan hasil penelitiannya yang berjudul “The Healing Potential of Male and Female Papaya for Malaria Mice Model : An Immunoprofilling Approach Using Smart System of Flowcytometry” di konferensi bergengsi 6th International Conference on Smart System Engineering (SmaSys) 2018 yang diselenggarakan pada tanggal 11 -12 Oktober 2018 di Yamagata University, Yonezawa, Jepang. Rizka merupakan satu-satunya siswa SMA di acara tersebut, sementara peserta lainnya umumnya adalah profesor, dosen universitas di Jepang, serta mahasiswa Ph.D.

Pada kegiatan HSRC, Rizka mendapatkan nominasi peserta dengan penelitian terbaik, sehingga berhak atas pendanaan penuh yang mencakup transportasi, akomodasi, serta biaya lainnya selama mengikuti konferensi di Yamagata, Jepang.

Selain Rizka, akan ada satu peserta lagi dari program HRSC yaitu Pramadita Elena, salah satu peserta HSRC yang telah memiliki paten atas teknologinya, yaitu pupuk dari salak pondoh busuk (no paten: P00201807680), yang akan berangkat untuk mengikuti presentasi ilmiah di acara Science Castle di Singapura yang diselenggarakan pada tanggal 2-3 November 2018 nanti. Nano Center Indonesia mendukung penuh upaya untuk menumbuhkan minat sains dan teknologi sedini mungkin bagi anak-anak Indonesia.