Sebagai salah satu program kerjanya yang concern terhadap pemberdayaan masyarakat, Nano Center Indonesia yang diwakili oleh Kurniawan selaku Project Manager berkesempatan melakukan program pelatihan di Pulau Belitung. Program pemberdayaan ini merupakan kerjasama dengan Perkumpulan Karya Muda Belitung dan mendapatkan bantuan dana hibah grassroots dari Official Development Assistance (ODA) Duta Besar Jepang.

Bertempat di Kantor Desa Sijuk, pelatihan yang dilaksanakan pada selasa (11/8) lalu ini berfokus pada keluarga nelayan berkenaan dalam pemanfaatan teknologi untuk pengering ikan dan hasil olahan laut lainnya.

Dalam sistem pengeringan konvensional biasanya produk olahan dijemur dibawah sinar matahari dan membutuhkan waktu yang sangat lama sekitar 3 hari, jika masuk musim hujan kegiatan untuk pengeringan akan sangat terganggu sehingga mengurangi kualitas produk. Di samping itu juga dibutuhkan investasi yang sangat besar untuk tempat menjemur karena setiap tahun harus diganti.

Mesin yang digunakan merupakan kerjasama dan dukungan dari peneliti Pusat Penelitian Fisika LIPI yaitu Prof. Dr. Nurul Taufiqu Rochman, M.Eng, Dr. Agus Sukarto, M.Eng dan memiliki kapasitas 20 rak. Kegiatan uji coba mesin ini memperkenalkan bagian-bagian mesin dan tata cara pengoperasian agar berjalan baik, dilanjutkan dengan uji coba produk berupa ikan teri, mie basah dan kerupuk. Kegiatan percobaan berlangsung selama kurang lebih 4 jam, mendapatkan hasil produk kering yang sesuai dengan hasil yang diinginkan.

Dari kegiatan ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan keterampilan produksi keluarga nelayan kecil mengenai pemanfaatan teknologi tepat guna. Di samping itu diharapakan juga meningkatkan kualitas dan kuantitas ikan asin dan hasil produk olahan laut lainnya menjadi salah satu produk unggulan daerah khususnya di Belitung serta mampu meningkatkan perekonomian keluarga nelayan