Prof. Dr. Nurul Taufiqu Rochman, M.Eng., Ph.D selaku Pembina Nano Center Indonesia berkesempatan memberikan kuliah umum di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Brawijaya, Malang. Acara dihadiri oleh kalangan mahasiswa dan dosen, diselenggarakan selama 2 hari yaitu pada tanggal 12-13 September 2018.

Pada hari pertama (12/9), tema yang disampaikan mengenai “Perkembangan Nanoteknologi di Indonesia dan Aplikasi Pada Bidang Farnasi dan Kosmetik”.

Prof. Dr. Nurul Taufiqu Rochman, M.Eng., Ph.D membuka pembahasan dengan memaparkan potensi yang dimiliki oleh Indonesia, yaitu keragaman hayati termasuk no 2 di dunia yang bisa kita kembangkan menjadi bahan baku produk nano baik itu tanaman untuk kesehatan (obat herbal) seperti temulawak, sambiloto, pegagan, jahe, kina, maupun tanaman untuk perawatan tubuh dan kosmetik seperti aloe vera, rumput laut, manggis, dan lain-lain.

Beliau memberikan contoh kunyit jika dijual dipasaran harganya paling berkisar Rp 20.000,-/kg, namun ketika diolah menjadi ekstrak nano akan menjadi Rp.1.000.000,-/kg, begitu juga dengan kulit manggis yang kadang tidak termanfaatkan jika dinanokan maka akan bernilai jual tinggi menjadi Rp.1.000.000,-/kg.

Pada hari kedua (13/9) pembahasan berfokus pada tantangan inovasi pemanfaatan hasil litbang, model alih teknologi di LIPI, capaian hasil litbang nanoteknolgi & strategi komersialisai, serta studi kasus di Nano Center Indonesia dalam mendorong komersialisasi produk nanoteknologi.

Diakhir pertemuan Prof. Dr. Nurul Taufiqu Rochman, M.Eng., Ph.D menekankan nanoteknologi akan menjadi harapan baru bagi negara berkembang yang memiliki kekayaan sumber daya alam, dan kita harus bisa mengakselerasinya dengan kolaborasi yang baik antara akademisi, pemerintah dan industri.

Setelah acara selesai dilanjutkan dengan penjajakan kerjasama antara Fakultas Kedokteran Gigi Universitsa Brawijaya dengan Nano Center Indonesia yang turut pula dihadiri Radyum Ikono selaku COO Nano Center. Kedua belah pihak sepakat untuk mengembangkan beberapa riset dan produk bersama di bidang nano dentistry yang akan ditindaklanjuti dengan tanda tangan MOU dalam waktu dekat.