CEO Nano Center Suryandaru berkesempatan menjadi salah satu keynote speaker dalam acara “In The Pharmaceutical Nanotechnology Conference 2018″ yang diselenggarakan oleh Fakultas Farmasi Universitas Surabaya.  Acara yang dilaksanakan di Ibis Style Hotel pada jumat (24/8) ini, mengambil tema “ Nano Is Too Big, Advancement of Nanotechnology Applications in Chronic Disease Treatment”.

Dalam sesi pemaparannya, Suryandaru yang mengambil tema “The Role of Indonesian Millennials in The Commercialisation of Nanotechnology”, membahas mengenai prospek nanoteknologi di Indonesia dimana dengan sumber daya alam yang melimpah  baik itu mineral maupun keanekaragaman hayatinya.

Disamping itu dengan sekitar 34% dari total populasi Indonesia merupakan generasi muda (15 – 35 tahun), tentunya harus menyiapkan strategi untuk generasi millennials agar mengambil peran dan aktif terlibat dalam pengembangan nanoteknologi, tambahnya.

CEO Nano Center Bahas Peranan Generasi Millenial Dalam Komersialisasi Nanoteknologi Pada Pharm Nano 2018

Menjadi Keynote Speaker

Sebagai contoh Suryandaru menyampaikan beberapa hasil penelitian sumber daya alam berbasis teknologi nano yang dikerjakan oleh Nano Center hingga menjadi produk yang siap untuk dikomersialisasikan. Disamping itu juga, Nano Center turut serta berperan dalam berbagai kegiatan nasional seperti dalam perumusan kebijakan standar nanoteknologi Indonesia, program riset dan pendanaan, serta dalam mengakomodir para peneliti nanoteknologi yang  semuanya telah diringkas dalam buku yang berjudul “300 Ilmuwan Nano Indonesia”.

Diakhir penyampaiannya Suryandaru menekankan pentingnya kegiatan dalam mempromosikan dan membangun kesadaran generasi millenials khususnya yang berada di univeristas dalam pengembangan nanoteknologi hingga menjadi sebuah produk yang siap dikomersialisasikan. Hal ini akan dapat terlaksana dengan adanya sinergi yang baik antara akademisi, dunia bisnis atau industri dan pemerintah.